Posted on Leave a comment

Jogja_Totebag : Mengenal Brand Totebag berbahan Kanvas asal Yogyakarta

Yogyakarta tak hanya dikenal sebagai kota wisata. Namun, juga disebut gudang dari berbagai kerajinan tangan hasil kreativitas oleh masyarakatnya. Masyarakat di Yogyakarta dikenal aktif untuk mengembangkan potensi kreatif yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Usaha kreatif inilah yang menjadi platform bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama memajukan dan menciptakan Ekonomi Kreatif di daerahnya, salah satu usaha kreatif yang berasal dari Yogyakarta adalah Jogja_Totebag.

Awal Mula

Jogja Totebag merupakan usaha kreatif yang berfokus pada penjualan produk totebag berbahan kanvas. Berawal dari kegagalan untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi, sang Owner Priambodo Dimas Saputra (21) secara tak sengaja iseng memulai bisnis totebag pada awal bulan Agustus tahun 2018.

Saat itu, Dimas sekedar iseng membuat olshop di Instagram dengan nama @Jogja_Totebag. Selang berjalan 1 bulan, mulai banyak pesan Direct Message (DM) yang masuk ke akun Instagram tersebut untuk menanyakan produk Totebag, padahal pada saat itu Dimas dan rekannya pun belum menyiapkan konten dan tidak ada postingan satupun yang diunggah tentang produk yang akan ia jual. Hingga akhirnya, bermodalkan Totebag miliknya sendiri, Dimas bernisiatif menjualnya lewat akun Instagram tersebut.

Perlahan, Dimas pun mulai mengunggah 1 feed tentang totebag ready stock dan kemudian beberapa hari kemudian mendapatkan banyak respon dan antusias para penggemar totebag untuk mengikuti olshopnya mulai bertambah, terutama di wilayah Yogyakarta.

Harga dan Kualitas

Produk Jogja_Totebag sangat mengedepankan kualitas pada kain, terutama kain kanvas yang digunakan sebagai bahan dasar. Selain itu, harga jualnya pun cukup terjangkau, yaitu kisaran harga Rp 35.000 – Rp 90.000 untuk jasa custom totebag dan ready stock totebag. Keunggulan Jogja_Totebag ialah produknya yg Dinamis, artinya baik secara pengembangan desain atau model produk yang dapat mengikuti dan disesuaikan dengan trend masa kini. 

Hal penting lain yang harus diketahui oleh customer atau calon customer, Jogja_Totebag juga menerima pesanan custom Totebag mulai dari Satuan hingga Ribuan (skala besar), sehingga cukup banyak menerima pesanan custom & desain dari calon pelanggannya. Kondisi ini dialami sendiri oleh Dimas sang Owner, bahwa disaat memulai bisnis perbulan dapat menjual 50-100 pcs Totebag, tetapi saat ini dapat menjual dengan pesanan mencapai 1000 – 3500 pcs/bulan. 

Penetrasi Pasar

Berapa konsumen Jogja_Totebag meliputi kalangan anak muda hingga dewasa, seperti kalangan siswa/i di SMA di daerah Yogyakarta hingga yang berstatus mahasiswa/i di perguruan Tinggi ternama seperti UGM, UNY, dan UNS. Selain itu, Instansi Pemerintahan juga turut menggunakan produk Jogja_Totebag, seperti Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, atau Pemerintah Kota Yogyakarta, bahkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu pengguna produk Jogja_Totebag, yaitu Telkom Indonesia.

Tak hanya sektor formal dan pemerintahan, produk Jogja_Totebag juga turut dilirik oleh berbagai Perusahaan Swasta, yaitu PT Nissin Food Indonesia Cikarang Utara, PT United Tractors kab Palu serta beberapa perusahaan swasta lain yang bergerak di bidang FMCG dan Logistik. 

Menariknya, saat ini Produk Totebag juga telah merambah sektor Pariwisata, yaitu melalui Badan Otorita Borobudur. Apabila dilihat sesuai daftar pesanan yang telah masuk, produk Jogja_Totebag juga sudah terdistribusi di seluruh Provinsi di Indonesia hingga Mancanegara, seperti Malaysia & Singapura.

Perkembangan Usaha & Pemasaran

Selama 3 tahun berjalan, usaha kreatif Jogja Totebag mulai berkembang dan melebarkan unit usahanya menjadi Brand Lesehan Catalog. Semula hanya dikerjakan oleh 2 orang dengan sang Kakak, kini sudah mempunyai 7 orang yg terbagi menjadi beberapa divisi untuk pengembangan dan pemasaran produk ini.

Produk Jogja_Totebag yang semula dengan konvensional seperti COD untuk transaksi pembeliannya, kini saat ini usaha kreatif ini mulai merambah di berbagai platform Online untuk memasarkan produk dan menjangkau customer, seperti di Facebook, Shopee, Tokopedia & Lazada. Selain itu, Brand Lesehan Catalog dengan produknya Tote_bag juga memiliki tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi, dibuktikan dengan predikat Star Seller di marketplace atau Online shop (Shopee) serta Rating 4.8 pada ulasan Google.

Promo 3rd Anniversary

Tepat pada bulan agustus tahun ini, Jogja_Totebag yang memiliki brand Lesehan Catalog akan berumur 3 tahun. Dalam rangka 3rd Anniversary Jogja_Totebag, Tim akan memberikan banyak promo serta hadiah yang akan dibagikan pada customer/pemenang terpilih melalui akun sosial media kami. Jadi pantau terus ya akun Sosial Media &  Website Jogja_Totebag!

Posted on 4 Comments

Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Tepat pada hari ini, 17 Agustus 2021. Seluruh Warga Negara Republik Indonesia akan memperingati hari bersejarah, yaitu Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-76. Selama kurun waktu 76 tahun Merdeka, Indonesia tetap berdiri kokoh. Meskipun Pandemi Covid-19 yang melanda sejak dua tahun lalu, tentu kita harus tetap bertahan untuk merayakan dengan cara dan suasana yang berbeda.

Cukup banyak perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh Pahlawan-pahlawan Indonesia di masa lampau. Namun yang perlu kita tahu, bagaimana sih perjalanan Negara kita tercinta ini untuk dapat merdeka dan lepas dari penjajahan? Pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir. Soekarno didampingi oleh Moh. Hatta memproklamasikan Kemerdekaan RI di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat (yg saat ini berubah nama menjadi Jalan Proklamasi no. 1). Namun, ada banyak perjuangan yg harus dilewati demi mewujudkan kedamaian bagi rakyat Indonesia.

Secara singkatnya, perjuangan Kemerdekaan RI tidak lepas dari peristiwa berikut :

  1. Jepang menyerah pada Sekutu

Amerika Serikat (AS) menjatuhkan Bom di 2 kota penting di Jepang, yaitu Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Dalam artikel BBC, Korban meninggal akibat pengeboman oleh sekutu tersebut diperkirakan 140.000 orang, dari total 350.000 populasi di Hiroshima. Sementara itu di Nagasaki, diperkirakan jumlah korban jiwa kurang lebih 74.000. Atas peristiwa pengeboman, Jepang terpaksa mundur dan menyerah menyerah dalam PD II.

  1. Peristiwa Rengasdengklok (16 Agustus 1945)

Peristiwa Rengasdengklok merupakan langkah awal yang dilakukan oleh golongan muda di Indonesia untuk mendesak golongan tua agar segera memproklamasikan Kemerdekaan. Penculikan Golongan Tua (Ir. Soekarno dan Moh. Hatta) ke Rengasdengklok dilakukan oleh Golongan muda yang terdiri dari Sutan Syahrir, Chaerul Saleh, Wikana, dan Darwis. Peristiwa tersebut tak lain adalah momen untuk berdiskusi dan berunding antara Golongan Tua dan Golongan Muda, ada banyak perdebatan dan hal-hal yang harus segera dipersiapkan pada saat itu, termasuk waktu dan tempat yang tepat untuk memproklamirkan.

  1. Perumusan Teks Proklamasi (16 Agustus 1945)

Setelah kesepakatan antara Golongan Tua dan Golongan Muda, diadakan pertemuan PPKI di rumah Laksamana Maeda. Dirumah itu, perwakilan Golongan Muda dan Golongan Tua melakukan rapat menyiapkan Teks Proklamasi. Adapun Teks Proklamasi diketik oleh Sayuti Melik.

  1. Pembacaan Teks Proklamasi (17 Agustus 1945)

Setelah melalui persiapan, Ir. Soekarno didampingi oleh Moh. Hatta membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI di kediamannya Jalan Pegangsaan Timur nomor 56. Prosesi Pembacaan Teks Proklamasi berjalan lancar dengan pengibaran Bendera Merah Putih. Adapun Bendera Merah Putih yang dikibarkan merupakan hasil jahit dari Fatmawati, istri dari Ir. Soekarno.

Dari serangkaian peristiwa diatas, kita tahu bahwa keberhasilan Indonesia untuk lepas dari penjajahan dan memproklamasikan kemerdekaan tak hanya dilakukan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta saja, melainkan ada banyak tokoh-tokoh penting yang turut berperan, seperti : 

  • Sayuti Melik (Pengetik Naskah Proklamasi)
  • Fatmawati (Menjahit Bendera Merah Putih)
  • Sukarni (Tokoh Golongan Muda)
  • Achmad Soebardjo (Tokoh Golongan Tua)
  • dan tokoh penting lain yang berperan

Referensi :

  1. https://kumparan.com/berita-hari-ini/sejarah-kemerdekaan-indonesia-yang-penuh-perjuangan-1txDz6Jzga7/full
  2. https://www.bbc.com/indonesia/dunia-53788646
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia 

Posted on 1 Comment

TOTE BAG : SEJARAH & MANFAAT

Saat ini Tote Bag semakin digemari oleh kalangan masyarakat, khususnya kaum Anak Muda. Tidak hanya Mahasiswa, Pelajar Sekolah dari jenjang SMP hingga SMA pun turut mengenakan tas jenis ini. Dilihat dari fungsi dan kegunaannya pun beragam, ada yang digunakan untuk mendukung kegiatan Sekolah, Liburan, Olahraga, hingga Belanja ke Pasar dan Supermarket.

Selain itu, Tote Bag menjadi alternatif produk yang dipilih oleh para Promotor di suatu Event untuk dijadikan “gift” di berbagai acara mereka, seperti Seminar, Workshop dan Kunjungan. Ada juga Tote Bag yang memang tujuannya untuk dijual, seperti saat suatu perhelatan acara, pameran, event seniman dan kebudayan. Hal ini sangat sering kita temui, apalagi desain dan warna Tote Bag yang dinamis bisa disesuaikan dengan selera oleh  berbagai kalangan.

Namun, apakah teman-teman sudah tau sejarah mengenai Tote Bag ? Informasi yang dihimpun dari www.radarbanten.co.id,  semula Tote Bag merupakan jenis Tas Klasik yang berasal dari Amerika. Istilah “Tote” yang memiliki arti Membawa. Istilah Tote Bag mulai dikenal awal 1900-an. Secara umum, Tote Bag adalah Tas Besar yang terbuka serta memiliki pegangan dibagian tengah pada masing-masing sisi untuk menampung peralatan atau barang.

Awal 1960-an, munculah Produk Tote Bag modis yang dipelopori dari suatu brand tas wanita The Coach Originals, yaitu Cashin carry Tote Bags. Kemunculan Tote Bag modis ini menjadi kompas bahwa Tote Bag mulai bersinar di Dunia Fashion. Bahkan, jika kita melompat ke saat ini Tote Bag sering terlihat digunakan dalam segala kondisi dan tidak memandang gender, baik perempuan maupun laki-laki (unisex).

Selain cukup praktis saat digunakan, Tote bag juga mudah dirawat. Kita hanya perlu mencuci, kemudian membilas lalu mengeringkannya. Namun, yang  harus diperhatikan adalah penggunaan cairan pembersihnya agar tidak berdampak pada warna dasar kain dan desain Tote Bag. Bagi setiap orang, membawa Tote Bag dirasa efektif dan efisien karena bentuknya yang mudah disimpan dan dilipat, sehingga mejadi “Tas Cadangan” apabila ada barang bawaan yang tidak ter-cover

Aspek utama manfaat dari Tote Bag adalah fungsinya untuk menggantikan Kantong Plastik. Jika melihat aspek ini, Tote Bag mempunyai andil besar dalam membantu Manusia untuk mengatasi dampak negatif bagi lingkungan dari penggunaan Kantong Plastik yang berlebihan.

Referensi : https://www.radarbanten.co.id/fakta-tentang-tote-bag-bisa-bikin-gaya/